Laman

Selasa, 10 September 2013

Berpakaian Tapi Telanjang

Kondisi sekarang sudah sangat memprihatinkan. Para wanita sudah tidak lagi merasa risih tatkala mempertontonkan auratnya. Bukan hanya menampakkan kepala dan kaki saja. Tapi hampir seluruh bagian tubuh telah menjadi bagian yang dapat dinikmati secara bebas tanpa izin.

Bisa dibayangkan kondisi beberapa tahun mendatang. Munngkin beberapa tahun lagi berpakaian ala barat (orang kafir) yang transparan dan sangat memamerkan aurat akan menjadi budaya kaum muslimin. Semoga Allah melindungi keluarga kita dan generasi kaum uslimin dari musibah ini.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekiandan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

Rasul telah mengabarkan kepada umatnya akan munculnya golongan dari penduduk neraka. Dan hari ini telah terbukti apa yang telah dikabarkan oleh beliau. Para wanita sudah tidak lagi memiliki rasa malu. Harga diri mereka seakan telah terkubur bersama dengan dengan modernitas.

Diperparah dengan ajang Miss World yang akan terselenggara di salah satu negeri Muslim dengan penduduk Islam terbesar di dunia, yaitu Indonesia. Ajang yang katanya ingin menonjolkan sisi intelektual wanita, tapi nyatanya hanya topeng untuk semakin mendorong wanita memiliki perilaku hidup yang bebas. Ini akan semakin menjadikan wanita-wanita memperoleh pembenaran atas kesalahan fatal mereka dalam mempertontonkan auratnya.

Padahal sebagai seorang wanita, khususnya Muslimah telah disyariatkan untuk menutup auratnya. Wajib bagi Muslimah untuk mengenakan kerudung dan jilbab sebagai bukti keimana dan ketaqwaan mereka kepada Allah swt. (AAF)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar